Friday, January 2, 2009
Kawasan/Constituency
Posted by Tipol Mantasit at 2:50 PM 0 comments Links to this post
Tags: Politics
Sunday, December 28, 2008
Sarawak's Diverse Population
Posted by Tipol Mantasit at 4:53 AM 0 comments Links to this post
Tags: Population
Thursday, November 27, 2008
Sarawak Ahli Dewan Undangan Negeri (Adun)
Posted by Tipol Mantasit at 7:12 AM 0 comments Links to this post
Tags: Kawasan Pilihanraya Swk, Politics
Friday, November 21, 2008
Michael Jackson has become a Muslim — and changed his name to Mikaeel.
Religion News Blog
Posted: Friday November 21, 2008
The skint superstar, 50, donned Islamic garb to pledge allegiance to the Koran in a ceremony at a pal’s mansion in Los Angeles, The Sun can reveal.
Jacko sat on the floor wearing a tiny hat after an Imam was summoned to officiate — days before the singer is due to appear at London’s High Court where he is being sued by an Arab sheik.
A source told last night how Jacko, brought up as a Jehovah’s Witness, decided to convert as he used a studio at the home of his chum to record a new album.
The star — whose hits include The Way You Make Me Feel — was spotted looking “a bit down” by a producer and a songwriter who had both embraced Islam.
The source said: “They began talking to him about their beliefs, and how they thought they had become better people after they converted. Michael soon began warming to the idea.
“An Imam was summoned from the mosque and Michael went through the shahada, which is the Muslim declaration of belief.” Mikaeel is the name of one of Allah’s angels.
“Jacko rejected an alternative name, Mustafa — meaning “the chosen one”.
Brit singer Yousef Islam, 60 — who was called Cat Stevens until he famously converted — turned up to help Jacko celebrate.
Posted by Tipol Mantasit at 4:18 PM 0 comments Links to this post
Tags: Entertainment
RHB Islamic Bank in $99 million deal for smelter
CPI Financial
Sunday, November 02 2008
By: Staff Writer
Syndicated Islamic term financing facility to raise funds for the first aluminium smelter plant in Malaysia
RHB Islamic Bank said it has successfully structured and lead arranged a syndicated Islamic term financing facility of up to RM355 million ($99.7 million) for Press Metal Sarawak (PMS), a subsidiary of Press Metal Berhad (PMB).
PMS received approval from Sarawak State Development Authority for the development of a comprehensive aluminium smelting plant and related industries in end May 2007. A land measuring approximately 366 hectares or 905 acres in Mukah was acquired by PMS.
RHB Islamic Bank Berhad was appointed by PMS as lead arranger to raise funds for the design, construction, operation and maintenance of the smelting plant. The syndicated term facility brings on board financiers Kuwait Finance House (Malaysia), Asian Finance Bank, Al Rajhi Banking & Investment Corporation (Malaysia) and Bank Kerjasama Rakyat Malaysia.
The Shari’ah-based facility is offered to PMS under two Islamic principles, namely Istisna’a (manufacturing contract) and Ijarah (lease). Financiers will enter into an agreement with PMS by placing an order for the construction of the project at an agreed construction price. Subsequently, PMS will lease it from the financiers for an agreed period and at an agreed rental payment amount. During the construction period, advance rental shall be served to the Financiers.
The development site is located along Jalan Mukah – Balingian of Mukah Land District, about three kilometers to the east of Kg. Kuala Bedengan. Target completion and commencement of the smelting plant operation is in the second quarter of 2009 with production capacity of 50,000MT per year.
PMS’s smelting plant project is a part of a major heavy industrial manufacturing development in Sarawak and is supposedly in line with Malaysia’s industrial development policy to develop the industrial and manufacturing sectors in Sarawak.
RHB Islamic Bank, a wholly-owned subsidiary of RHB Bank, first opened its doors to customers on 16 March 2005.
It describes itself as the first full-fledged Islamic bank to mature from an Islamic banking window operation of a conventional bank. RHB Islamic Bank says it offers the full range of Shari’ah-based banking and financial products and services, available at not only more than 180 RHB Bank and RHB Islamic Bank branches nationwide but also through RHB PhoneBanking and Internet Banking facilities.
RHB Islamic Bank claims to offer consumer, corporate, commercial and electronic banking solutions which include savings and current accounts, financing facilities, collection, payment and trade Services as well as investment banking, capital market and treasury products.
Posted by Tipol Mantasit at 4:03 PM 0 comments Links to this post
Tags: Getting Employed, Pelaburan, Projects
Jangan Malu Berdoa Meskipun Dosamu Sebanyak Buih Dilautan
http://abufarras.blogspot.com
Sepertiga malam adalah waktu yang paling baik untuk berdoa sebanyak-banyaknya. Rasulullah Saw. bersabda, "Tuhan kita Yang Maha Suci dan Maha Tinggi akan turun pada setiap malam ke langit dunia ini (yaitu) pada sepertiga malam yang terakhir, kemudian ia akan berfirman, 'Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku akan mengabulkan (doa)nya dalam setiap malam. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku maka Aku akan memberikan kepadanya. Dan, barangsiapa yang memohon ampunan kepada-Ku maka Aku akan mengampuninya'." (HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud, dan Tirmidzi).
Berdoalah, berdoalah, berdoalah! Insya Allah doamu akan didengar dan dikabulkan meskipun dosa-dosamu sebanyak buih dilautan. Yang mesti engkau lakukan adalah bertaubat dan memperbanyak istighfar sebelum berdoa. Karena dengan cara itulah dosa-dosamu -- meskipun mungkin tidak semua -- sedikit demi sedikit terkikis.
Oleh karena itu, janganlah engkau khawatir doamu tidak dikabulkan karena setan pun tidak khawatir jika doanya tidak dikabulkan. Buktinya toh Allah mengabulkan keinginan Iblis untuk menggoda manusia hingga akhir zaman. Sufyan bin Uyainah berkata, "Janganlah engkau merasa khawatir Allah tidak akan mengabulkan doamu hanya karena engkau mengetahui bahwa dalam dirimu terdapat kejahatan. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah Swt. telah mengabulkan permintaan makhluk yang terjahat, yaitu Iblis ketika ia berkata: '...beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan'. (QS. al-A'raf: 14), kemudian Allah mengabulkan permintaannya. Allah berfirman, 'Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh'. (QS. al-A'raf: 15)."
Sedangkan engkau? Dosa-dosamu tidak lebih banyak dari Iblis, tetapi mengapa engkau malu? Mengapa engkau merasa minder untuk berdoa kepada-Nya, sedangkan Dia Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang?
Jangan terjebak pada rayuan setan yang mengatakan, "Malulah kamu, sudah banyak dosa tapi tetap saja berdoa kepada-Nya!" Itu bohong! Karena, doa itu 100% baik bagimu. Kamu tidak diminta malu dalam berdoa. Justru Allah sangat senang dengan hamba-Nya yang berdoa, dan Allah sangat murka dengan hamba-Nya yang enggan berdoa. Singkirkanlah rasa malumu dan mulailah berdoa, "Ya Allah ampunilah dosa-dosaku...Ya Allah berikanlah aku rezeki...Ya Allah kuatkanlah imanku...Ya Allah berilah aku petunjuk...Ya Allah perbaikilah akhlakku..."
Perhatikanlah doa para Nabi berikut ini dan jawaban atas doa itu dari Allah:
Nabi Nuh As. berdoa: "Bahwasanya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu tolonglah aku (Ya Allah)." (QS, al-Qamar: 10). Kemudian Allah Swt. menjawab doa itu: "Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah. Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air, maka bertemu- lah air-air itu untuk suatu urusan yang sungguh telah ditetapkan. Dan Kami angkut Nuh ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku, Yang berlayar dengan pemeliharaan Kami sebagai belasan bagi orang-orang yang diingkari (Nuh)." (QS. al-Qamar: 11-14). Demikianlah, akhirnya Allah menyelamatkan Nuh dan kaumnya yang beriman.
Nabi Zakariya As. berdoa: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik." (QS. al-Anbiya: 89). Kemudian Allah Swt. menjawab doa itu: "Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami." (QS. al-Anbiya: 90). Akhirnya Allah memberi Nabi Zakariya dan istrinya keturunan meskipun mereka sudah tua dan mandul.
Nabi Ayyub As. berdoa: "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang." (QS. al-Anbiya: 83). Kemudian Allah Swt. menjawab doa itu: "Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah." (QS. al-Anbiya: 84). Nabi Ayyub As. yang semula sakit parah kemudian Allah sembuhkan.
Nabi Muhammad Saw. berdoa sambil menangis pada perang Badar: "Ya Allah, wujudkanlah apa yang Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika Engkau hancurkan segelintir orang ini maka Engkau tidak akan disembah (lagi) di bumi ini." (HR. Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad). Ya, akhirnya doa itu dikabulkan-Nya. Hanya dengan segelintir orang mampu mengalahkan pasukan yang jumlahnya lebih banyak sepuluh kali lipat.
Perhatikanlah keadaan kaum muslimin ketika sedang dikepung oleh musuh-musuh mereka dalam perang Khandaq. Pada saat itu, mereka berkata, "Apa yang akan kita lakukan, wahai Rasulullah, sungguh mereka telah mengepung kita?" Rasulullah Saw. pun bersabda, "Katakanlah oleh kalian: 'Ya Allah, tutuplah aurat-aurat kami dan amankanlah (lenyapkanlah) ketakutan-ketakutan kami'." (HR. Abu Daud, Nasa'i, Ibnu Majah, dan Ahmad). Sejak saat itu, para sahabat selalu membaca dan mengulang doa tersebut, dan belum lewat satu hari atau dua hari, Allah Swt. telah mengirimkan angin badai yang menghantam wajah orang-orang kafir.
Doamu akan memberikan kekuatan kepadamu yang sebelumnya kamu lemah karena dosa. Doamu akan memberikan maghfirah-Nya kepadamu yang sebelumnya Dia tidak mengampunimu. Doamu akan memberikan rezeki kepadamu yang sebelumnya tersendat karena kedurhakaanmu kepada-Nya.
Biarkan rasa malumu berganti dengan airmata penyesalan dan pengharapan. Karena, itulah rasa malu yang sesungguhnya. Yusuf As. malu kepada Allah sehingga dia tidak mau diajak berzina walaupun kesempatan begitu terbuka lebar. Malik bin Dinar yang semula adalah orang yang berbuat maksiat kemudian bertaubat dan rajin berdoa dan beribadah. Rasa malumu kepada-Nya bukannya menyurutkanmu untuk beribadah kepada-Nya, tapi justru menyemangatimu dan mendorongmu untuk lebih intensif memuja-Nya.
Posted by Tipol Mantasit at 3:45 PM 0 comments Links to this post
Tags: Muzakarah
Sunday, November 2, 2008
Infrastructure Development : Bringing The People Together
Sarawak 45
From the early years of Malaysia up to the 6th Malaysia Plan period, the infrastructural development plan for Sarawak focused on building road networks linking Sarawak’s major towns and villages.
Under the Politics of Development framework, infrastructural development focused on bringing the people closer to the mainstream of development.
Besides extending Sarawak’s network of roads and bridges and expanding transportation links, the development of RGC’s (regional growth centres) and establishing telecommunication links and ICT infrastructure and system are now priority programmes of the Sarawak government.
Roads
Every year, new roads open up accessibility to communities that were previously out of reach by land. Opening up new roads also opens up vast opportunities for people to transform their lives, as can be seen throughout Sarawak over the years.
Bridges
Bridges demonstrate our sheer determination to overcome obstacles, as Sarawak’s road network would not have become seamless without these vital structures.
Airports
Sarawakians have always acknowledged that air travel is a necessity rather than a luxury, due to the fact that we live on an island. Air travel doesn’t just connect us to the rest of the world though, since it is also a vital link to reach our communities that are practically inaccessible by any other means.
Ports
Ports have allowed us to bring our natural resources and our products to the rest of the world.
Jetties
The mighty Rajang River, the longest in Malaysia, embodies the importance of river transport to Sarawak. For Sarawakians in the rural areas, river transportation is still the most relevant way of getting around.
Telecommunication
Sarawak’s large terrain is no longer a barrier to stop its people from communicating with each other, especially with the improvements in mobile technology.
Electricity
Lighting up communities. Lighting up lives. Even though there are still those who don’t have electricity in their homes or their communities, most Sarawakians, even those in far reaching corners of the State are provided with electricity. Efforts continue to be made to provide electricity to many more
Water
Safe treated water is available to the vast majority of Sarawakians, Efforts are undergoing to ensure that everyone in Sarawak has access to clean water for their daily needs.
Waste management
Proper waste management services is vital in providing a comfortable and healthy environment for Sarawak’s cities, towns and villages.
Drainage
As Sarawak’s cities, towns and villages grow, the need for proper drainage and irrigation is always placed as a priority
Statistics to be included :
- Length Of Roads In Sarawak, 1963-2007 (KM)
- Motor Vehicles Registered In Sarawak, 1963-2007
- Population-Vehicle Ratio, Sarawak, 1963-2007
- Bridges in Sarawak, 1963-2007
- Public Telephone in Sarawak, 1963-2007
Posted by Tipol Mantasit at 7:34 PM 0 comments Links to this post
Tags: RGCs

